Disambut Antusias, Hanya Sedikit Siswa di Jakarta Diberi Izin Ikuti Uji Coba Sekolah Tatap Muka

- 7 April 2021, 14:45 WIB
Wali Kota Dhany Sukma saat meninjau sekolah tatap muka di SMKN 2 Gambir, Jakarta Pusat, Rabu 7 April 2021.
Wali Kota Dhany Sukma saat meninjau sekolah tatap muka di SMKN 2 Gambir, Jakarta Pusat, Rabu 7 April 2021. /Mentari Dwi/ANTARA

PR SUMEDANG - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan hanya sedikit atau sekitar 30 persen siswa yang diberi izin orang tua mengikuti uji coba sekolah tatap muka pada 7 April hingga 29 April 2021.

Dari jenjang SD hingga SMA, menurut Riza hanya ada 85 sekolah di DKI Jakarta yang akan mengikuti belajar atau sekolah tatap muka.

"Kegiatan ini sangat baik, ternyata cukup mendapat antusias dari anak-anak, sekalipun menurut data besarnya masih 20-30 persen siswa yang diizinkan oleh orang tua," kata Ahmad Riza Patria saat meninjau sekolah tatap muka di SMKN 2 Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, seperti dikutip PikiranRakyat-Sumedang.com dari Antara.

Baca Juga: Uji Coba Sekolah Tatap Muka Segera Dimulai, Siswa Diseleksi dan Dilarang Naik Kendaraan Umum

Meski baru 30 persen siswa yang mengikuti belajar tatap muka, Riza mengatakan kegiatan ini mendapat antusias dari para peserta didik.

Antusias datang mengingat kegiatan belajar selama satu tahun terakhir masih dilakukan secara daring atau jarak jauh karena pandemi Covid-19.

Adapun sekolah tatap muka masih akan dievaluasi selama dua bulan oleh Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga: Satu Karung Berhasil Dilarikan Pelaku, Polda Riau Ungkap Sindikat Pengiriman 18 Kg Sabu dari Lapas

Sejumlah sekolah yang telah menerapkan belajar tatap muka ini nantinya akan menjadi percontohan, terutama terkait protokol kesehatan yang nantinya bisa diterapkan di sekolah lain menjelang bulan Juli.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SMKN 2 Jakarta, Murni Astuti menjelaskan dari 670 siswa di sekolah, hanya 45 siswa yang mengikuti sekolah tatap muka.

Pembelajaran pun dilakukan hanya untuk kelas XII yang akan mengambil uji sertifikasi.

Baca Juga: Sehun EXO dan Yura Girl's Day Dikonfirmasi Gabung Song Hye Kyo dalam Drakor Baru Ini

Karena itu, hanya mata pelajaran produktif atau yang sesuai kejuruan yang dilakukan secara tatap muka, sedangkan mata pelajaran dasar seperti Matematika dan Bahasa Indonesia masih dilakukan secara daring.

"Siswa yang disetujui oleh orang tua adalah 45 siswa dari seluruh siswa berjumlah 670 siswa. Selebihnya semua daring dari rumah," kata Murni.

Adapun kegiatan belajar di SMKN 2 Jakarta dibuka untuk lima kelas kejuruan, yakni Bisnis Daring dan Pemasaran, Akuntansi dan Keuangan Lembaga, Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran, Multimedia dan Rekayasa Perangkat Lunak.***

 

Editor: Nur Annisa

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x