Bey Machmudin Dorong Lulusan SMA agar Berani Ambil Keputusan untuk Cari Pengalaman Baru

- 7 Februari 2024, 20:09 WIB
Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin saat menghadiri Edu Passion di SMAN 3 Bandung
Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin saat menghadiri Edu Passion di SMAN 3 Bandung /Humas Jabar

SUMEDANG BAGUS -- Menghadiri Edu Passion yang yang diselenggarakan SMA Negeri 3 Bandung, Rabu, 7 Februari 2024, Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin berpesan agar para siswa dan siswi SMA/SMK kelas XII yang sebentar lagi menginjak masa kuliah dan bekerja, berani mengambil keputusan dan mencoba berbagai pengalaman baru untuk masa depan cerah. Menurut Bey, salah satu keputusan yang perlu diapresiasi adalah berani kuliah di luar Bandung asalkan jurusannya sesuai dengan minat dan bakat. Hal itu diungkapkannya saat berbincang dengan siswa kelas XII bernama Titis yang sejak kecil memiliki passion di bidang seni rupa.

Titis mengungkapkan keinginannya mendaftar ke Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Teknologi Bandung. Ketika Bey bertanya mengapa tidak mencoba juga mendaftar ke Insitut Kesenian Jakarta, Universitas Gadjah Mada, atau Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, dengan polosnya Titis mengatakan tidak diizinkan orang tua karena terlalu jauh dari rumah.

Baca Juga: Pemdaprov Jabar Atasi Bonus Demografi dengan Link and Match Pendidikan dan Dunia Industri

"Kalau (kuliah) di Bandung, mudah-mudahan saya tidak salah, kan dari kecil sampai kuliah dengan orang tua terus. Tapi kalau keluar kota, sudah harus mulai mengatur hidup sendiri, mengatur cara belajar sendiri. Jadi kalau memang ada tantangan di luar kota, ambil. Hal itu akan menambah network teman-teman juga," ujar Bey Machmudin.

Terlepas dari kekhawatiran orang tua yang juga bisa dimengerti, Bey mengatakan merantau ke daerah orang dapat memberikan pengalaman berharga yang bisa jadi bekal bagi seseorang untuk maju. Bey bercerita dirinya dulu sekolah di SMAN 3 Bandung. Dari 50 siswa di kelasnya, 45 lulus ke perguruan tinggi negeri kebanyakan di Bandung, kecuali lima orang termasuk dirinya.

Tapi, Bey muda tidak berkecil hati. Bey memutuskan untuk kuliah di luar Bandung dan ternyata tidak seburuk yang dibayangkan sebelumnya, baik oleh Bey maupun orang tuanya dulu. Dengan merantau ke luar kota, Bey justru mendapat banyak jaringan. Kerasnya daerah rantau membuat Bey belajar untuk cepat beradaptasi., dan akhirnya Bey kembali ke Bandung sebagai Penjabat Gubernur Jabar.  

"Yang tidak diterima di PTN hanya lima orang termasuk saya, tapi nggak apa-apa, saya jadi Penjabat Gubernur lah," seloroh Bey Machmudin disambut tawa para peserta Edu Passion.

Sebagai alumni SMAN 3, Bey secara khusus mendorong kepada junior - juniornya untuk mulai berani berkarir di bidang militer dan kepolisan. Menurut Bey, profesi sebagai seorang anggota TNI/Polri, entah mengapa selama ini, jarang dipilih lulusan SMAN 3.  

"Anak SMA 3 itu paling jarang ada di militer dan polisi. Adapun jadi dokter polisi atau dokter TNI (dari jalur karir). Kalau di BUMN, pemerintahan, banyak anak SMA 3 yang sudah top, tapi begitu masuk militer nggak ada. Apakah karena terlalu serius hidupnya jadi tidak kuat untuk tes masuk TNI?" canda Bey lagi.

Halaman:

Editor: B. Hartati

Sumber: Humas Jabar


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x