Mengenal Marketplace Guru Lebih Lanjut

- 2 Juni 2023, 22:37 WIB
Ilustrasi Guru, Viral Marketplace Guru, Sistem Rekrutmen Marketplace Guru ala Nadiem Makarim
Ilustrasi Guru, Viral Marketplace Guru, Sistem Rekrutmen Marketplace Guru ala Nadiem Makarim /Antara/Akbar Tado/


Mengenal Marketplace Guru Lebih Lanjut

SUMEDANG BAGUS - Marketplace Guru adalah konsep yang diusulkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) Nadiem Makarim untuk membantu meningkatkan kesejahteraan guru honorer di Indonesia. Marketplace Guru adalah sebuah wadah online yang memungkinkan para guru mencari dan ditemukan oleh sekolah-sekolah yang membutuhkan talenta mereka untuk mengajar.

Dalam konsep ini, guru honorer dan lulusan PPG Prajabatan yang telah mengikuti seleksi calon guru ASN dapat mendaftar dan memasukkan data mereka ke dalam database yang dapat diakses oleh sekolah-sekolah yang sedang merekrut. Dengan menggunakan teknologi, proses perekrutan guru dapat dilakukan secara real-time, sehingga tes seleksi tidak perlu dilakukan hanya dua kali setahun. Sebaliknya, guru honorer dapat mengikuti seleksi kapan pun mereka ingin melalui pusat pengujian yang tersebar di berbagai lokasi.

Meskipun perekrutan guru tetap ditentukan oleh pemerintah pusat dan formasi yang tersedia, konsep Marketplace Guru memungkinkan pengangkatan guru honorer secara lebih fleksibel dan cepat sesuai dengan kebutuhan sekolah dan jumlah siswa setiap tahun. Marketplace Guru memberikan akses bagi semua sekolah untuk mencari dan mengundang guru yang ingin mengajar di sekolah mereka.

Dengan adanya Marketplace Guru, diharapkan bahwa guru honorer dapat memperoleh kesempatan yang lebih baik untuk mendapatkan pekerjaan yang tetap dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Konsep ini juga bertujuan untuk memperbaiki sistem perekrutan guru di Indonesia dan meningkatkan kualitas pendidikan di negara tersebut.

Baca Juga: Mengenal Airbus A380, Pesawat Super Jumbo Berkapasitas 850 Penumpang

Apabila program Marketplace Guru terlaksana, pemerintah berencana untuk mengalihkan anggaran gaji dan tunjangan guru ASN dari daerah ke sekolah-sekolah yang terdaftar dalam Marketplace Guru. Anggaran tersebut akan ditransfer langsung ke rekening sekolah dan hanya dapat digunakan untuk perekrutan guru yang terdaftar dalam Marketplace Guru. Dana ini dikunci dan hanya boleh digunakan untuk keperluan yang terkait dengan perekrutan guru.

Dengan adanya Marketplace Guru, diharapkan bahwa tidak akan ada lagi guru yang kesulitan mencari pekerjaan. Sekolah juga akan lebih mudah dalam merekrut guru karena adanya testimoni dan referensi tentang talenta yang tersedia dalam Marketplace Guru.

Selain itu, Marketplace Guru juga akan terhubung dengan dua pilar lainnya yaitu Perekrutan oleh Sekolah dan Penempatan pada Formasi Kurang Peminat. Sekolah hanya dapat merekrut guru melalui Marketplace Guru, sementara para guru akan lebih fleksibel dalam mendaftar ke institusi pendidikan yang mereka inginkan.

Baca Juga: Logo IKN Menggugah Kesadaran Lingkungan

Terakhir, pemerintah akan memastikan bahwa formasi guru yang kurang diminati di sekolah-sekolah akan terisi dengan mengambil talenta dari Marketplace Guru. Selain itu, mereka akan diberikan beasiswa dan ikatan dinas sebagai insentif untuk bekerja di sekolah tersebut setidaknya selama tiga tahun.

Dengan demikian, Marketplace Guru diharapkan dapat membantu meningkatkan efisiensi dalam perekrutan guru, memberikan kesempatan yang lebih baik bagi guru honorer, dan memastikan penempatan guru yang tepat di sekolah-sekolah yang membutuhkan.***

Editor: Achmad Wirahadi

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x