Pj Bupati Sumedang Pastikan Irigasi Blok Kedung yang Jebol Akan Segera Diperbaiki

- 10 Februari 2024, 15:36 WIB
Pj Bupati Sumedang, Herman Suryatman, meninjau langsung lokasi jaringan irigasi Blok Kedung di Desa Margamukti, Kecamatan Sumedang Utara, yang mengalami kerusakan akibat guyuran hujan.
Pj Bupati Sumedang, Herman Suryatman, meninjau langsung lokasi jaringan irigasi Blok Kedung di Desa Margamukti, Kecamatan Sumedang Utara, yang mengalami kerusakan akibat guyuran hujan. /FOTO: sumedangkab.go.id

SUMEDANG BAGUS - Pj Bupati Sumedang, Herman Suryatman, meninjau langsung lokasi jaringan irigasi Blok Kedung di Desa Margamukti, Kecamatan Sumedang Utara, yang mengalami kerusakan akibat guyuran hujan. Peninjauan dilakukan pada Jumat, 9 Februari 2024, yang melibatkan beberapa kepala perangkat daerah.

Herman menyampaikan kepastian bahwa irigasi Blok Kedung yang jebol akan segera diperbaiki. Pemerintah Kabupaten Sumedang telah berkoordinasi dengan CKJT dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) untuk menemukan solusi terkait penanganan irigasi tersebut.

"Pertama, tentu saluran dari atas harus dicek dan diperbaiki agar airnya tidak terlalu besar. Di sisi lain, ini harus dibuatkan tanggul permanen yang kuat sehingga irigasi Kedung ini bisa berjalan normal kembali," jelasnya.

Herman juga menyebut bahwa untuk solusi jangka pendek, BPBD Kabupaten Sumedang bersama Pemerintah Desa dan berbagai komponen masyarakat sedang melaksanakan kerja bakti untuk membuat tanggul sementara.

Baca Juga: Pj Bupati Sumedang Tinjau Lokasi Longsor, Berikan Dukungan kepada Petani Terdampak

"Untuk jangka pendek, BPBD, desa, dan berbagai komponen masyarakat bahu membahu kerja bakti membuat tanggul sementara dari pasir, batu, dan lain-lain," ujarnya.

Pj Bupati Sumedang menyampaikan permohonan maaf kepada warga Desa Margamukti dan Desa Sukamaju atas gangguan yang terjadi karena irigasi Kedung yang mengairi sawah mereka terganggu sementara waktu. "Mohon maaf kita sedang memperbaikinya, pihak CKJT dan Satker semuanya kooperatif. Kami akan secepatnya atasi sehingga air untuk mengairi pesawahan di dua desa bisa normal kembali," pungkasnya.

Jebolnya jaringan irigasi Kedung terjadi pada Senin, 5 Februari 2024, akibat curah hujan tinggi dan labilnya permukaan tanah, yang juga mengganggu akses jalan antara Kecamatan Sumedang Utara dengan Kecamatan Rancakalong.***

Editor: Helmi Surya

Sumber: sumedangkab.go.id


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x