Cara Dewas Ungkap Sosok Dalang di Balik Praktik Pungli di Rutan KPK, Berikut Peran dan Keberadaannya Saat Ini

- 16 Februari 2024, 21:46 WIB
Berikut sosok dalang di balik praktik pungli di Rutan KPK, Dewas ungkap peranan dan keberadaan yang bersangkutan saat ini.
Berikut sosok dalang di balik praktik pungli di Rutan KPK, Dewas ungkap peranan dan keberadaan yang bersangkutan saat ini. /

SUMEDANG BAGUS - Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) mengungkap sosok pemrakarsa kasus pungutan liar (Pungli) di Rumah Tahanan (Rutan) KPK.

 

Dilansir PMJ News Jumat 16 Februari 2024, Ketua Dewas KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean mengungkapkan, pungli di Rutan KPK diprakarsai oleh sosok bernama Hengki.

 

Hengki adalah Pegawai Negeri yang Dipekerjakan (PNYD) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk bertugas di KPK.

 

Dijelaskan, awalnya dia menjabat Koordinator Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) di lingkungan rutan. Saat menduduki jabatan tersebut, Hengki mengatur pungutan liar menjadi terstruktur.

Baca Juga: Sepak Takraw Jabar Target 2 Emas di PON XXIII

"Awal mulanya sehingga terstruktur secara baik ya. Jadi pungli ini terstruktur dengan baik," kata Tumpak, dikutip dari PMJ News Jumat ini.

 

Ia mengatakan, Hengki merupakan orang pertama yang menunjuk “lurah” di Rutan KPK, yang bertugas menerima uang pungli dari narapidana.

 

"Angka-angkanya pun dia yang menentukan sejak awalnya, 20 sampai 30 juta untuk memasukkan handphone. Begitu juga setor-setor setiap bulan 5 juta, supaya bebas menggunakan handphone," katanya.

Baca Juga: Komedian Komeng, Pimpin Perolehan Suara Pemilu DPD RI

Pengumpulannya dikoordinasikan oleh narapidana senior Rutan KPK yang dijuluki "Koorting". Adapun hasilnya diserahkan oleh orang-orang kepercayaan Koorting atau keluarganya di luar tahanan.

 

"Setelah terkumpul diserahkan kepada lurah, siapa yang menunjuk lurah ini? Pada awalnya adalah Hengki," beber Tumpak.

 

Terkait keberadaan Hengki, ia menyebut yang bersangkutan sudah tidak menjabat lagi di KPK sejak 2022. Kini ia diketahui bekerja di Pemprov DKI Jakarta.***

Editor: Miradin Syahbana Rizky


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah